Penyebab dan Cara Mengatasi Sleep Apnea


Penyebab dan Cara Mengatasi Sleep Apnea


Setiap orang membutuhkan tidur yang digunakan sebagai salah satu usaha untuk merecharge energi. Sehingga setelah bangun tidur nantinya diharapkan tubuh dapat kembali segar dan siap untuk memulai aktivitas kembali. Akan tetapi ada juga kondisi yang bisa menyebabkan Anda tetap mengalami ngantuk walaupun sudah tidur lama. Hal tersebut disebabkan oleh sleep apnea yang juga bisa diartikan sebagai gangguan tidur yang dapat menyebabkan pernafasan berhenti saat tidur. Nafas yang terhenti bisa terjadi selama 10 detik dan bisa terjadi hingga ratusan kali selama tidur. Hal ini tentu saja sangat berbahaya karena dapat membuat tubuh Anda kekurangan oksigen selama tidur. Oleh karena itulah akan lebih baik untuk mengatasi hal ini sebelum nantinya akan menjadi hal yang lebih berbahaya.

Masalah gangguan tidur ini sendiri mempunyai beberapa gejala yang ditunjukkan oleh penderitanya. Adapun untuk gejala yang muncul adalah sebagai berikut ini:

1. Gejala pertama adalah ketika tidur mengorok dengan keras.
2. Gejala selanjutnya adalah ketika nafas berhenti beberapa kali ketika tidur seperti yang telah dijelaskan.
3. Gejala selanjutnya adalah nafas yang tersengal-sengal ketika tidur dan berusaha untuk mengambil nafas.
4. Gejala lainnya adalah ketika terbangun dari tidur karena merasa tercekik yang juga disertai dengan batuk-batuk.
5. Gejala terakhir adalah ketika mengalami insomnia atau susah tidur.

Tidak hanya ketika tidur saja, gejala gangguan tidur ini juga dialami ketika bangun tidur. Adapun untuk gejala yang bisa dikenali adalah:

1. Gejala pertama adalah ketika Anda bangun mulut terasa kering.
2. Gejala selanjutnya adalah mengalami sakit kepala ketika baru bangun tidur.
3. Gejala selanjutnya ketika mengantuk pada siang hari.
4. Gejala lainnya yaitu gangguan tidur ini membuat sulit berkonsentrasi dan juga belajar.
5. Gejala terakhir adalah ketika terjadi penurunan libido pada seseorang.

Mengalami gangguan tidur ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Berikut ini misalnya beberapa penyebab kondisi gangguan tidur yang Anda alami:

1. Penyebab pertama adalah ketika otot belakang tenggorokan yang terlalu rileks. Sehingga hal tersebut membuat saluran pernafasan menyempit ketika menarik nafas.
2. Penyebab selanjutnya adalah ketika otak yang tidak dapat mengirimkan sinyal untuk dapat mengontrol pernafasan. Sehingga hal tersebut dapat untuk membuat penderitanya tidak bisa bernafas selama beberapa detik.
3. Penyebab terakhir adalah ketika terjadi otot belakang tenggorokan yang terlalu rileks dan juga kegagalan otak untuk mengirimkan sinyal untuk mengontrol pernafasan.

Selain penyebab di atas, ada juga beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi gangguan tidur ini dapat menjadi lebih parah. Seperti misalnya beberapa faktor yang menaikkan resikonya adalah:

1. Pertama adalah gangguan tidur ini akan menjadi lebih parah bagi laki-laki dibandingkan wanita.
2. Faktor resiko selanjutnya adalah ketika penderita berumur 40 tahun ke atas.
3. Faktor selanjutnya adalah ketika pasien mempunyai amandel dan lidah besar atau rahang kecil.
4. Mempunyai tulang hidung yang bengkok dan mempunyai alergi sinus.
5. Bagi yang merokok, mengkonsumsi alkohol, dan mengkonsumsi obat tidur.

Bagi penderita sleep apnea ini sendiri bisa untuk mengurangi dan menyembuhkannya dengan beberapa cara. Mulai dari pengobatan yaitu dengan menurunkan faktor resiko seperti tidak merokok, menjauhi alkohol, dan berusaha mengubah posisi tidur. Selanjutnya juga dengan melakukan terapi khusus yang bermanfaat untuk mengatasi gejala yang dialami. Terakhir adalah dengan melakukan operasi apabila gangguan tidur yang dialami sudah sangat berbahaya untuk kesehatan dan mengganggu.


Belum ada Komentar untuk "Penyebab dan Cara Mengatasi Sleep Apnea"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel